Proses Pembuatan Korek Api

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOUm9TsQ19x7iWBBYGyqEkcqPF0JUyVxX6u5dq902wzA7x3LQBN9sr6h9UqGcxqcQFgGLat8BTIHpDylpx3wKR40prtAN0-_My4I4YY7OHkcdgczfAvYnCpdJ1Uw04uEiRxEqQiR4WOxTg/s1600/kotak-korek-api.jpg
 
Pada tahun 1800an, baja, batu geretan, dan sabuk/kawulmsih digunakan untuk membuat api. Korek api pertama yang yg memakai fosfor dibuat pada tahun 1830an. Korek api disimpan pada
sebuah kotak spesial karena dapat terbakar pada permukaan apapun. Proses Pembuatan Korek Api [Full Pict] Pada 1844, Profesor Gustaf Erik Pasch mengganti fosfor kuning yang beracun dengan fosfor merah yang tidak beracun. Dia juga memisahkan ramuan bahan kimia untuk ujung korek api dan meletakkan fosfor pada permukaan untuk digesek pada kotak luarnya. Korek api yang aman telah
tercipta. Ini adalah sebuah hasil penemuan yang berarti dan penting, yang membuat Swedia terkenal di dunia. Sayang sekali, produksinya sungguh sulit dan mahal.Proses Pembuatan Korek Api [Full Pict]
Pada tahun 1864, insinyur yang lebih tua 28 tahun, Alexander Lagerman mendesign korek api mesin otomatis yang pertama. Pada waktu itu, produksi yang menggunakan tangan atau secara manual berganti menjadi produksi massa, korek api yang aman dari korek api JONKOPING (swedia) diekspor keseluruh dunia dan menjadi terkenal di dunia.
Pada 1868, perusahaan korek api Vulcan AB ditemukan di Tidaholm, Swedia. Sekarang, perusahaan Tidaholm, dimiliki oleh Swedish Macth, yang dianggap jalur produksinya memiliki teknologi paling yang paling berkembang dalam korek api di dunia. Pemikiran tentang Lingkungan adalah bagian yang sangat penting dalam proses menghasilkan produksi dan bahan kimia sudah diganti, kotak korek api sudah terbuat dari kertas yang didaur ulang.
Ada juga beberapa pendapat lain mengenai Korek api
Sebatang korek api terdiri dari batang kayu yang salah satu ujungnya ditutupi dengan suatu bahan yang umumnya fosfor yang akan menghasilkan nyala api karena gesekan ketika digesekkan terhadap satu permukaan khusus.
Bangsa Tiongkok sejak 577 telah mengembangkan korek api sederhana yang terbuat dari batang kayu yang mengadung belerang. Korek api modern pertama ditemukan tahun 1805 oleh K. Chancel, asisten Profesor L. J. Thénard di Paris. Kepala korek api merupakan campuran potasium klorat, belerang, gula dan karet. Korek api ini dinyalakan dengan menyelupkannya ke dalam botol asbes yang berisi asam sulfat.Proses Pembuatan Korek Api [Full Pict] Korek api ini tergolong mahal pada saat itu dan penggunaannya berbahaya sehingga tidak mendapatkan popularitas.
Korek api yang dinyalakan dengan digesek pertama kali ditemukan oleh kimiawan Inggris John Walker tahun 1827. Penemuan tersebut diawali oleh Robert Boyle tahun 1680-an dengan campuran fosfor dan belerang, tetapi usahanya pada waktu itu belum mencapai hasil yang memuaskan. Walker menemukan campuran antimon (III) sulfida, potasium klorat, natural gum, dan pati dapat dinyalakan dengan menggesekkannya pada permukaan kasar.
kita akan melihat proses pembuatan korek api di pabrik korek api ‘FASCO’ yang terletak di rusia


ini adalah pabriknya

sebenarnya membuat korek api itu cukup sederhana, ini batang kayu untuk dijadikan batang korek api

pertama kayu-kayu dimasukkan ke dalam mesin pemotong
ini kayu yang sudah dipotong, dibentuk menjadi lembaran tipis agar mudah dibentuk lagi menjadi batang-batang korek api yang kecil

kemudian kayu yang tadi berbentuk lembaran tipis, dipotong menggunakan mesin agar menjadi batang-batang kecil


dimasukkan dulu ke dalam kardus yah boi, biar rapi

berbatang-batang korek disusun sedemikian rupa, untuk
merendamnya di dalam larutan asam ortofosfat, setelah itu disempurnakan
bentuk kepala koreknya dengan merendamnya lagi di dalam larutan
belerang

sebelum dimasukkan ke dalam kotak korek api, batang korek di diamkan terlebih dahulu agar kering cairannya

sementara menunggu batang koreknya kering, maka mereka memproduksi kotak koreknya, ini adalah cetakan untuk mencetak kotak korek api
tinta-tinta dibutukan untuk mencetak kotak korek api, agar lebih berwarna
ini mesin pencetak kotak korek apinya boi

sebagian hasil cetakan

cetakan yang sudah jadi, tinggal dilipat menjadi berbentuk kotak

hasil cetakan yang sudah siap tadi, dimasukkan ke mesin untuk dilipat secara otomatis

kaya bisa terbang yah boi

batang-batang korek yang sudah kering dimasukkan secara otomatis dengan mesin ke dalam kotak korek api

kotak korek yang sudah berisi di kirim ke tempat pengemasan, untuk dimasukkan ke dalam kardus

dimasukkan ke dalam keranjang besi besar

kotak korek api yang sudah dikemas dengan plastik

Dan akhirnya dimasukkan deh ke dalam kardus

SUMBER :

Hewan Paling Beracun

Mungkin banyak yang kita belum ketahui bahwa ada banyak spesies yang bisa membunuh anda semua dalam hitungan detik, menit, ataupun jam. Kalau dilihat dari judulnya pasti anda semua akan berpikir bahwa hewan-hewan tersebut adalah seekor phyton, buaya, singa, macan, dan lain-lain. Berikut daftar 9 hewan-hewan yang mematikan ,

1.      The Cone Snail

Posisi pertama ditempatkan oleh hewan molusca ini.




Dilihat dari bentuknya memang hewan ini tampak lucu. Tapi, setelah membaca artikel ini pasti anda bakalan dibuat takut untuk bertemu langsung dengan hewan kecil ini.

Hewan ini sangat beracun! Sumber racunnya adalah dari ujung pangkal mulutnya tersebut dan racunnya sangat cukup untuk membunuh orang .Hanya dalam waktu 4 menit . racun tersebut ditembakkan seperti panah yang bahkan mampu menembus baju selam yang cukup tebal.

Efek samping dari racun ini apabila korban terkena racun ini adalah syaraf-syaraf di dalam tubuh anda akan menjadi malfungsi, sang korban akan menjadi beku seketika dimana tidak ada satu pun otot yang akan bisa digerakkan.

Ada kabar yang mengemukakan bahwa racun dari hewan ini dikembangkan oleh CIA untuk digunakan sebagai senjata pelumpuh.
2.      Poison Arrow Frog

Pada posisi kedua, hewan amfibi ini memainkan perannya yang mematikan.






Kodok yang lucu ini sama sekali tidak terlihat ganas, tapi sangat mematikan! Bayangkan saja kodok ini dapat membunuh anda hanya dengan SENTUHAN saja!! Racunnya terletak di kelenjar kulit pada kodok tersebut. Apalagi kodok ini dapat melompat sejauh 2 meter . 

3.      The Lazy Clown

Posisi ketiga diduduki oleh hewan berbulu ini.





Hewan ini hidup di hutan Amazon, selatan Brazil. Hewan ini adalah anggota dari serangga “LONOMIA”. Nama asli dari hewan ini adalah Taturana Tatarana.

Hewan sejenis ini banyak biasanya kita jumpai di pohon-pohon tetapi berbeda dari ulat pohon seperti biasanya. Duri di tubhnya sebanyak ratusan dimana di dalam duri tersebut menyimpan racun ANTICOAGULANT. Racun ini bisa memecah belah dan menghancurkan susunan sel darah kita.

So, do you wanna touch it?? :)

4.      Stone Fish

Posisi keempat ditempati oleh si tambun ini.





Hewan ini bisa dibilang sangat tidak agresif, tidak seperti hewan pembunuh pada umumnya. Dia biasanya hanyalah berdiam diri saja, tidak melakukan apa-apa selain berenang. Akan tetapi, racun pada duri yang hampir ada pada seluruh tubhnya juga cukup mematikan!!

Efek yang timbul dari racun pada ikan ini juga mengerikan. Apabila sang korban terkena racun dari ikan ini akan sangat teriksa dan si korban akan berpikir lebih baik MENGAMPUTASI bagian tubuhnya yang terkena racun tersebut daripada tersiksa. Wow..menyerammkann!!

5.      Box “COFFIN” Jellyfish

Dan pada posisi kelima ditempati oleh temannya Spongebob.





Nama latin dari hewan ini cukup keren lho, yaitu Chironex Fleckeri. Hewan ini adalah merupakan ubur-ubur kecil yang berukuran sekitar 40 cm. Hewan unik in mempunyai 24 pasang mata dan pada tentaclenya membawa ribuan dosis Nematocysts. Apabila terkena racun ini, si korban akan merasakan seperti ditusuk-tusuk oleh ribuan jarum-jarum kecil yang menusuk sampai ke dalam daging, yang sangat akan bisa menyiksa tubuh korban tersebut!! Racun hewan ini bisa membunuh anda hanya dalam hitungan MENIT atau DETIK dengan hitungan REFLEX!!!

Tentacle beracun pada ubur-ubur ini bisa disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama. Fakta dari hewan ini sebenarnya bukanlah ubur-ubur seperti pada gambar yang terlihat, melainkan ini adalah Cubozoans. Cubozoans adalah hewan yang berbentuk kubus. Fakta terakhir dari hewan ini adalah hewan ini bisa sampai seukuran kepala manusia, dan tentaclesnya bisa tumbuh sepanjang 3 meter!!! Bayangkan sendiri..!!!!

6.      Lipan

Posisi keenam diraih oleh hewan berkaki seribu ini.






Lipan ini sebenarnya tidak bisa membunuh, karena racunnya memang tidak mematikan. Ada juga cara penanggulangannya apabila terkena racun hewan ini, yaitu ketika digigit cukup dikompres dengan alkohol saja. Tapi “bisa” yang dikeluarkan dari lipan ini bisa merusak sel-sel serta daging dari sang korban jika dibiarkan terlalu lama. Dan ini cukup membuat anda tidak betah untuk hidup. Maka dari itu seekor lipan bisa memakan seekor tikus!!

7.      Lipan Naga (Dragon Centipede)

Posisi ketujuh diambil oleh hewan ini.




Hewan ini disebut Lipan Naga atau Dragon Centipede karena bentuknya yang menyerupai naga serta dengan tubuh yang berwarna merah.

8.      Black Widow

Posisi kedelapan diraih oleh si janda ini.






Salah satu laba-laba yang mematikan! Itu pastinya. Racunnya sangat menyengat. Laba-laba ini terkenal penyendiri. Hal ini dikarenakan karena sang betina kawin dengan sang pejantan maka di pejantan akan dibunuh dan dimakan oleh sang betina!! Ihh.. kejam bengat yakk..

9.      Tarantula

Dan ini dia, nominasi terakhir ditempati oleh hewan mematikan ini pada posisi kesembilan.






Nah, ini adalah hewan mematikan yang terakhir. Bisa yang ditimbulkan dari tarantula ini bisa menghancurkan semua syaraf dalam tubuh kita. Bahkan tarantula ini bisa memakan seekor tikus !


SUMBER :